Postingan

Gambar
PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID (PEMANFAATAN ASET BERUPA LAHAN KOSONG SEKOLAH UNTUK PENANAMAN TANAMAN APOTIK HIDUP) LATAR BELAKANG      Dalam suatu ekosistem sekolah, seorang guru harus dapat menjadi pemimpin pembelajaran dalam sumber daya yang ada di sekolahnya. Di mana dapat memunculkan kekuatan positif yang ada di sekolahnya termasuk sumber daya atau aset yang ada di sekolahnya.      Sekolah SMAN 1 Dadahup memiliki banyak aset termasuk lahan kosong. Oleh karena itu untuk memanfaatkan aset sekolah berupa lahan kosong maka saya membuat program yang berdampak pada murid yaitu menanam tanaman apotik hidup. Dengan memanfaatkan aset berupa lahan-lahan kosong untuk penanaman tanaman apotik hidup. Dengan adanya apotik hidup diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh warga sekolah juga warga sekitar. GAMBARAN UMUM PROGRAM       Program ini dilaksanakan dengan dukungan seluruh warga sekolah. Baik dari kepala sekolah, teman sejawat dan mu...
 KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.3. 1. Hal-hal menarik yang dapat Anda tarik dari pembelajaran modul materi ini da bagaimana benang merah yang bisa Anda tarik dari keterkaitan antar materi yang diberikan dalam modul 3.3? Hal yang menarik dalam modul 3.3 adalah mempelajari tentang pembuatan dan pengelolaan program yang berdampak pada murid berdasarkan pemetaan aset dengan mempertimbangkan manajemen resiko yang terdiri dari resiko strategis, resiko keuangan, resiko pemenuhan dan resiko reputasi. Selain itu dapat mengetahui apa itu MELR (Monitoring, Evaluasi, Learning dan Reporting. MELR a. Monitoring     Adalah proses menghimpun dan analisis internal dari sebuah program. b. Evaluation/Evaluasi      Adalah Sebuah penilaian secara periodik pada suatu program yang sudah tuntas atau selesai. c. Learning/Pembelajaran      Adalah Merefleksikan situasi (4F: Fact, Feeling, Finding, Future). d. Reporting/Laporan      Adalah Alat bagi pimpina...
Gambar
 KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.2. PEMIMPIN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA Sekolah merupakan sebuah ekosistem. Di mana sekolah merupakan bentuk interaksi faktor biotik (murid, kepala sekolah, guru, tendik, penjaga sekolah, satpam, pengawas sekolah, orang tua dan masyarakat sekitar) dan faktor abiotik (sarana, prasarana dan keuangan). Pendekatan yang digunakan dalam pengelolaan sumber daya adalah pendekatan berbasis aset (asset based thinking) dan pendekatan berbasis kekurangan (deficit based thinking). Pendekatan berbasis aset adalah pendekatan yang menekankan pada kekuatan berpikir positif untuk pengembangan diri. Sedangkan pendekatan berbasis deficit adalah pendekatan yang memusatkan perhatian pada kekurangan, apa yang mengganggu dan apa yang tidak bekerja. Perbedaan antara pendekatan berbasis aset dengan pendekatan berbasis deficit yaitu Pendekatan berbasis aset Fokus pada aset dan kekuatan. Membayangkan masa depan. Berpikir tentang kesuksesan yang telah diraih dan kekuatan untuk m...

Refleksi Terbimbing Modul 3.1

 1. Pemahaman saya mengenai modul 3.1 ini adalah bahwa dalam pengambilan keputusan dilema etika yang digunakan adalah benar vs benar tetapi jika benar vs salah maka kasus yang terjadi adalah bujukan moral. Dalam pengambilan keputusan yang bertanggung jawab dilema etika maka ada 4 paradigma yang terjadi yaitu: 1. Individu lawan masyarakat (individual vs community) 2. Rasa keadilan lawan kasihan (justice vs mercy) 3. Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyality) 4. Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term) Dan dalam pengambilan keputusan ini ada 3 prinsip pengambilan keputusan yang dapat digunakan sebagai acuan yaitu: 1. Berpikir Berbasis Hasil Akhir (End-Based Thinking) 2. Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Baed Thinking) 3. Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking)  Dalam pengambilan keputusan, seorang pemimpin pembelajaran menggunakan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan dengan langkah dan pengujian ini maka diharapkan keputusan yang ...